SUARA CYBER NEWS

Kamis, 17 September 2026

Jembatan Sugihwaras Dikebut, Pelaksana Klaim Optimistis Rampung Tepat Waktu; PUPR: Pengawasan Terus Berjalan


NGANJUK, Suaracybernews.com,  Waktu terus berjalan, Pembangunan Jembatan Sugihwaras, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, kini memasuki fase penting. 

Dengan nilai kontrak mencapai Rp2.254.349.350, proyek tersebut dituntut bukan sekadar selesai, tetapi juga memenuhi spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan.

Proyek ini memiliki masa pelaksanaan 150 hari kalender, terhitung sejak 9 Juni 2026 hingga 5 November 2026. Artinya, setiap tahapan pekerjaan kini menjadi sorotan karena batas akhir penyelesaian semakin dekat.

Di tengah tekanan waktu tersebut, pihak ketiga selaku pelaksana proyek justru menyatakan keyakinannya mampu menuntaskan pekerjaan sesuai target.

Saat dikonfirmasi pada 17 September 2026, pelaksana menegaskan bahwa tim di lapangan telah menyiapkan langkah untuk menjaga progres pembangunan agar tetap berada dalam koridor jadwal kontrak.

“Kami beserta tim pelaksana sangat yakin dan optimistis kalau pekerjaan ini selesai tepat waktu,” ujar pelaksana proyek.

Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa pihak pelaksana masih memegang komitmen untuk mengejar target penyelesaian hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Namun, optimisme tersebut tentu harus berjalan beriringan dengan pengawasan. Sebab, keberhasilan sebuah proyek infrastruktur tidak hanya diukur dari seberapa cepat pekerjaan diselesaikan, tetapi juga dari kesesuaian pelaksanaan dengan dokumen kontrak, spesifikasi teknis, serta standar kualitas pekerjaan.

Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk melalui Bidang Bina Marga memastikan aspek tersebut tetap menjadi perhatian.

Kabid Bina Marga PUPR Nganjuk, Esthi, mengatakan pihaknya terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan pembangunan Jembatan Sugihwaras.

Menurutnya, berdasarkan pengawasan yang dilakukan hingga saat ini, pekerjaan masih berjalan sesuai SOP dan ketentuan yang telah disepakati dalam kontrak.

“Dan sampai saat ini tidak ada kendala. Kami yakin bahwa pihak ketiga pemenang tender dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu,” jelas Esthi.

Dengan nilai proyek lebih dari Rp2,25 miliar, pembangunan Jembatan Sugihwaras menjadi bagian penting dari infrastruktur yang pengerjaannya harus dikawal hingga tuntas.

Kini, dua hal menjadi perhatian utama: kejar target waktu dan jaga kualitas pekerjaan.

Pihak pelaksana telah menyatakan optimisme. Sementara PUPR memastikan pengawasan tetap berjalan.

Ujian sebenarnya akan terlihat hingga 5 November 2026, saat batas akhir kontrak tiba. Mampukah pekerjaan dituntaskan sesuai jadwal sekaligus memenuhi seluruh ketentuan teknis dan mutu yang dipersyaratkan?

Perkembangan proyek di lapangan pun akan menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana komitmen tersebut benar-benar diwujudkan.

 

Copyright © | SUARA CYBER NEWS